Showing posts with label Google. Show all posts
Showing posts with label Google. Show all posts

23 August 2010

SMP dan Search Engine

Tanpa terasa ketika kita membuka browser dan mengkaitkan diri kelayanan Internet, sebetulnya kita tengah berhadapan sebuah bentuk dunia informasi yang tanpa batas. Merah hitamnya informasi yang kita mau, bisa kita akses dengan sedemikian mudahnya. Tergantung kebutuhan masing-masing akan informasi yang diaksesnya, internet hanyalah sebuah media yang di dalamnya ada bejibun tool-tool mulai dari layanan Social Networking, layanan video streaming, layanan pendidikan, layanan berita-berita terbaru, layanan email, layanan membuat web log gratis dan sebagainya bahkan layanan informasi yang nyerempet pornografi. Karena sifatnya yang global dan tanpa batas sehingga setiap orang bisa mengakses apa pun yang dibutuhkannya, selagi si pengakses memiliki alamat-alamat atau biasa disebut dengan url (Uniform Resource Locator), maka dalam sekejap akan tersaji apa pun yang dibutuhkannya.

Saat ini bahkan para pengakses internet tidak perlu lagi mengingat-ingat url-url tersebut sedetil mungkin, karena hadirnya begitu banyak layanan Mesin Pencari (Search Engine), seperti halnya Google Search Engine, Yahoo Search Engine, Bing dan lain-lain. Pengakses dimudahkan lagi dengan adanya layanan mesin pencari (Search Engine) ini, yang akan membantu mencari alamat-alamat web dengan hanya berbekal kata kunci (keyword). Kehebatan mesin pencari dalam memfilter hasil pencarian sesuai keyword  yang semakin canggih ini memang ibarat pisau bermata dua! Satu sisi sangat memudahkan si pencari informasi dan satu sisi justru memberikan andil yang sangat besar kepada perilaku-perilaku berinternet yang tidak sehat.

Perlu kita ketahui bahwa kebanyakan mesin pencari dalam memfilter hasil pencariannya hanya berdasar popularitas alamat suatu situs, dan parahnya parameter yang dipakai untuk menilai popularitas suatu situs adalah hanya dengan parameter kuantitas visitornya (traffic) dan banyaknya link dari situs lain yang merujuk ke situs tersebut (backlink). Jika kemudian hasil pencarian suatu kata kunci umpamanya kata “anak SMP” atau “SMP” saja, pada suatu waktu dijadikan sebagai kunci pencarian dan hasilnya yang menempati halaman pertama hasil pencarian tersebut adalah situs-situs yang mengandung unsur kata “anak SMP” namun yang berbau porno dan beraroma mesum, hal itu bisa dimaklumi karena ada beberapa (mungkin malah banyak) situs yang memuat konten tentang segelintir aktifas “anak SMP” yang berperilaku mesum. Parahnya situs-situs seperti itulah yang paling sering dikunjungi dan dicari orang melalui mesin pencari, sehingga secara popularitas situs-situs maksiat tersebut selalu menempati peringkat tertinggi jumlah pengunjungnya (traffic), dan itu memaksa mesin pencari untuk menempatkan situs mereka di halaman pertama daftar hasil pencariannya. Pada akhirnya setiap kali seorang anak SMP yang mendapat tugas dari gurunya untuk mencari informasi seputar dunia pendidikannya di internet dan menggunakan keyword yang mengandung kata “SMP”, mesin pencari pada halaman pertamanya akan menyajikan situs-situs yang tidak sesuai dengan yang mereka butuhkan, justeru yang terpampang adalah tautan-tautan yang jika diakses malah menghantarkan mereka ke situs-situs mesum tadi yang memang memiliki popularitas tinggi di mata mesin pencari.

Apakah ini kesalahan mesin pencari? Tidak sepenuhnya benar jawabnya, karena mesin pencari hanyalah sebatas alat, yang berbicara dengan algoritma dan parameter yang sudah ditentukan. Mesin pencari tidak bakal tahu si pengakses tersebut masih di bawah umur atau sudah dewasa. Kalau boleh jujur sebenarnya bukan hanya kata “SMP” saja kata kunci yang mestinya merujuk pada dunia pendidikan di negara kita yang kemudian terjerumus kepada hasil pencarian yang bersifat negatif. Masih ada kata “SMA”, “SMU”, “Mahasiswa” yang kian hari sebagai sebuah keyword kian tercemar di blantika pencarian pada Search Engine.

Saya pribadi sangat mendukung Gerakan Pembersihan Keyword “SMP” ini, mengingat obyek riil dari kata “SMP” adalah mereka siswa-siswi “SMP” sendiri, yang notabene adalah manusia-manusia muda yang tengah bertransisi menuju manusia dewasa. Manusia-manusia muda yang tengah mencari –cari bentuk dan jati dirinya yang seharusnya tidak dipaksa ( oleh keadaan yang tidak terkontrol ) untuk menyantap hidangan yang tabu dan belum saatnya mereka santap.

Sekedar saran, jika memang ini kesadaran para blogger untuk bertekad membantu membersihkan dan mempopulerkan keywordSMP” yang bersih dari unsur-unsur pornografi secara bersama-sama, alangkah baiknya jika kita para blogger juga membantu menaikkan popularitas situs-situs dunia pendidikan kita, atau bahkan situs-situs yang sering menjadi rujukan siswa-siswa peserta didik untuk mendapatkan informasi mengenai dunia pendidikan yang mereka butuhkan atau situs-situs yang menyediakan materi-materi bahan ajar untuk mereka download. Mungkin bisa dengan melalui pemasangan link-link menuju situs-situs tersebut (menambah backlink) atau mungkin ada yang berkenan mereviewnya, atau apa pun yang muaranya adalah membantu memudahkan para generasi pelajar kita dalam memperoleh informasi melalui internet dan pada kesempatan yang sama membantu menciptakan iklim internet yang sehat seperti yang kita semua inginkan.

Demikian uneg-uneg saya, jika ada yang salah dan kurang berkenan mohon dimaafkan dan mohon dikoreksi. Dan jika anda berkenan dan merasa bahwa gerakan ini baik dan patut didukung demi citra baik pendidikan Indonesia khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Pertama dalam kancah Pencarian di internet, maka tidak ada salahnya untuk meluangkan waktu untuk memposting hal positif dengan judul seputar "SMP" atau boleh juga menyempatkan mengunjungi postingan-postingan berikut ini :


Read More..

21 February 2010

5 Buzz tips

Sekarang orang telah mulai banyak bermain dengan Google Buzz di Gmail, bisa jadi karena pingin suasana baru atau karena kelebihan Google Buzz yang terintegrasi dengan layanan Google lainnya yang se-dabreg. Untuk menunjang kemudahan para penggunanya maka pihak Google telah melakukan perbaikkan disana-sini, berikut ini beberapa tips dan trik untuk membantu Anda mendapatkan hasil maksimal dari Google Buzz.
Berikut ini adalah lima tips untuk Anda mulai:

1. Format Posting. Ketika posting di Buzz, Anda dapat memformat teks seperti halnya Anda bisa chat di Gmail:
*bold* (untuk membuat hurup tebal), _italics_ (untuk membuat hurup miring), atau -strikethrough- (untuk membikin hurup yang dicorek tengahnya).



Maka hasilnya akan seperti berikut :


2. DashBoard. Anda dapat melihat ringkasan dari aktivitas Buzz Anda sendiri di www.google.com / dashboard. Dashboard Google adalah tempat privasi anda, untuk mengonsolidasi semua ringkasan data yang terkait dengan account Google Anda, lengkap pokoknya, serta link langsung untuk mengontrol Setting pribadi Anda. Sekarang ini, Buzz telah diberi tempat (section) pada Dashboard, sehingga Anda dapat melihat berapa banyak orang yang Anda ikuti, berapa banyak orang yang mengikuti Anda, dan informasi tentang posting Anda terbaru, komentar, dan berapa postingan yang anda sukai (Likes). Anda juga dapat mengakses pengaturan Buzz Anda langsung dari halaman ini.

3. Privasi. Gunakan tanda @nama-kawan untuk mengirim pos atau reply langsung ke inbox seseorang. Jika Anda ingin memastikan bahwa salah satu dari teman-teman Anda melihat posting Buzz tertentu, Anda dapat langsung ke inbox mereka dengan cara mengetik @nama-kawan yang anda maksudkan. Ketik symbol "@" kemudian diikuti oleh beberapa huruf pertama dari nama kawan anda, maka akan mucul otomatis daftar nama-nama dan alamat emailnya masing-masing, anda tinggal pilih kawan mana yang ingin dituju. Hanya Anda yang akan melihat alamat Gmail mereka – sementara orang lain hanya melihat nama mereka.



4. Shortcut. Cobalah shortcuts di keyboard anda untuk mempermudah penggunaan buzz. Aktifkan keyboard shortcuts dari Settings, dan menggunakan "j" atau "n" untuk scroll down tab buzz, "k" atau "p" untuk kembali ke atas, "r" memberikan komentar (shortcut yang sama seperti reply di Gmail), dan "shift + l" jika anda menyukai (Like) suatu postingan.

5. Mute posts Jika anda tidak ingin buzz atau jawaban postingan dari kawan langsung terkirim ke inbox Gmail.
Komentar pada posting anda dan komentar setelah komentar Anda, akan otomatis dikirim oleh buzz langsung ke inbox Anda. Jika Anda tidak ingin percakapan yang berlangsung tersebut untuk tetap muncul dalam inbox Anda sebagaimana orang-orang menjawab itu, Anda dapat membuatnya mute. Klik panah di sudut pos Buzz dan pilih " Mute this post."


Jika keyboard shortcuts Anda sudah diaktifkan, maka Anda dapat juga membuat “mute” buzz-buzz yang terkirim ke dalam Inbox Anda dengan menekan tombol "m" saat Anda sedang membacanya.

Untuk lebih jelasnya silahkan langsung ke Help Center, di sana akan anda temukan lebih banyak tips dan jawaban-jawaban dari pertanyaan umum yang sering muncul.

Tulisan aslinya di sini
Read More..

09 December 2009

Facebook Bikin Kecanduan

Kehadiran Facebook memang sangat fenomenal merambah semua perkakas elektronika mulai yang bersifat gengam (gadget) maupun yang desktop. Saya masih teringat beberapa tahun yang lalu, betapa sulitnya untuk menyambungkan komunikasi antara Handphone dengan computer. Tapi sekarang dengan adanya Facebook tanpa terasa semua orang sudah bisa saling tersambung satu sama lain. Facebook hadir menjadi jawaban betapa dahaganya setiap manusia untuk berinteraksi tanpa dibatasi jarak dan waktu, bebas kapan saja. Hanya selembar norma kepantasan saja yang hendaknya tetap dipegang oleh masing-masing individu pemakai Facebook.
Facebook seakan sudah menjadi bagian dari Internet masa kini. Buka internet pasti buka Facebook. Padahal cukup banyak layanan yang tersedia di internet tetapi ternyata sampai saat ini Facebook masih mendominasi diperingkat pertama. Hal itu saya buktikan ketika saya sempatkan untuk mengecek keyword yang paling banyak di cari di Google dalam minggu ini atau dalam sebulan ini, dan jawabnya  Facebook.

Oya sangat fantastis..! Total pengguna Facebook sampai saat ini telah mencapai 316,402,840 anggota, dan saya yakin ke depan masih akan bertambah.
Berikut Statistik Pengguna Facebook secara global, di mana Indonesia menempati rangking ke 7

10 Negara dengan anggota Facebook terbanyak.( Dec' 2009 )
1.
United States
94,748,820
2.
United Kingdom
22,261,080
3.
Turkey
14,215,880
4.
France
13,396,760
5.
Canada
13,228,380
6.
Italy
12,581,060
7.
Indonesia
11,759,980
8.
Spain
7,313,160
9.
Australia
7,176,640
10.
Philippines
6,991,040

10 Fastest Growing Over Past Week ( Dec' 2009)

1.
Poland
12.46 %
137,900
2.
Thailand
10.96 %
161,300
3.
Portugal
9.81 %
80,040
4.
South Africa
9.25 %
189,080
5.
Taiwan
7.82 %
367,400
6.
Romania
7.65 %
28,060
7.
Germany
7.54 %
350,240
8.
Malaysia
7.43 %
236,840
9.
Indonesia
6.84 %
752,640
10.
Iraq
6.72 %
6,380

Facebook memang telah menyentuh seluruh peri kehidupan manusia jaman sekarang, membikin semuanya kecanduan. Bahkan saking addictnya... ada pasangan yang tengah melangsungkan prosesi pernikahan di depan pendetanya begitu teganya meminta waktu ( time out )sebentar untuk memperbarui Status Facebooknya... Hahahaha bener-bener sudah kecanduan facebook...!!

Silahkan simak Videonya berikut ini :



Read More..

08 December 2009

FACEBOOK LOGIN DAN GOOGLE SEARCH ENGINE


Mohon maaf jika di blog saya ini ada perubahan tema tulisan, akhir-akhir ini saya sedang seneng mengamati perilaku manusia, terutama di internet! Hahaha.. unik! kadang-kadang bikin kita tersenyum.

Tanpa sengaja saya menemukan satu fenomena unik dari perilaku orang dalam mengakses halaman web. Seperti yang saya sinyalir di postingan saya sebelum ini ( Perbedaan Google.com dengan Google.co.id ) bahwa para pemakai internet saat ini memang dimanja dan sudah sangat tergantung ( lebih tepatnya menggantungkan diri ) kepada Google Search Engine. Pengguna internet sepertinya lebih nyaman kalo mengakses halaman tertentu yang ingin ditujunya dari mesin pencari Google, daripada mengingat alamat dan mengetiknya sendiri pada Address Bar, atau bahkan membuat Bookmarknya. Mungkin dirasakan lebih simple, tanpa harus bertele-tele, tinggal masukkan penggalan keywordnya di Google maka sekian ribu bahkan juta tautan (link) terhampar di layar monitor. Tinggal pilih salah satu yang cocok dan klik… lajulah ke tujuan!
Kalo saya sendiri, lebih seneng pake bookmark atau pakai cache yang terekam oleh aplikasi browser kita untuk menuju situs yang sering kita akses.. alias one click langsung bablas ke tujuan! Kalo pake Google Search Engine dulu khan berarti harus melakukan dua langkah (klik).

So, apa hubungannya antara Google dengan Facebook Login? Menurut pengamatan saya, ternyata orang lebih suka mengakses halaman untuk login ke Facebook itu dengan mengetikkan kata FACEBOOK LOGIN di Google Search Engine! Aneh khan? Kenapa tidak dibookmark saja? Atau kalau komputernya milik sendiri (yang tidak diinstal aplikasi semacam Deep Freeze) pada Address Bar selalu ditampilkan rekaman halaman yang sering diakses, yang ketika diklik panah drop downnya akan memunculkan list halaman-halaman yang sering diakses?



Atau kalo di warnet umpamanya, bukankah lebih cepat dengan mengetik kata “facebook” lalu pencet Ctrl+Enter? Hahahaha…. Tapi itulah manusia, macam-macam selera dan pola pikirnya.

Buktinya ketika saya mencoba mengamati keywordfacebook” di Google Insight, baik international maupun nasional, menurut om-om Google pasangannya yang paling banyak dicari dalam seminggu ini adalah keyword “login”


Trend pencarian dengan keyword "facebook login" di kawasan Indonesia


Trend pencarian dengan keyword "facebook login" secara global.


Trend harian pencarian dengan keyword "facebook login" juga ampuh jumlahnya!

Artinya banyak orang suka ngetik di form pencarian Google dari pada langsung di Address bar. Dalam hal ini mungkin pihak Google harus berterima kasih kepada pihak pengembang browser Mozilla Firefox yang telah menempatkan Pencarian Google sebagai halaman pembuka browser tersebut, sehingga para penikmat Firefox seakan mendapatkan one stop services, alias gak nengok Search Engine Yahoo atau Bing yang lain dan gak perlu ngetik di address bar lagi..hahahaha...!

Pertanyaannya, kawan-kawan menggunakan cara apakah untuk mengakses halaman login ke Facebook?


Read More..

04 December 2009

Perbedaan Google.com dengan Google.co.id


Budaya berinternet setiap detik mengalami perubahan, sangat progressif dalam menyesuaikan dengan perkembangan teknologi hardware dan software yang menjadi pendukung aktifitas berinternet.
Contohnya, jika pada awal-awal dalam berinternet seseorang dituntut untuk menghafalkan alamat-alamat situs yang akan dikunjunginya, maka dengan kemajuan teknologi yang ada sekarang ini seseorang tidak harus menghafal alamat apapun... karena kehadiran search engine seperti google, yahoo, bing dan lain-lain.
Para pemakai internet semakin dimanja, karena dengan adanya search engine yang tersedia kapan saja dan di mana saja, yang mereka butuhkan hanya keyword-keyword saja. Dan search engine pun semakin ditingkatkan kemampuannya dari waktu ke waktu, sehingga dapat mencatat dan mendata keyword yang sering dipakai dengan tujuan agar memudahkan para pengguna Search Engine tersebut. Secara tidak langsung merekam segala trend budaya atau kebiasaan para pemakainya dalam mencari informasi di internet.

Berikut ini hasil pengamatan kecil saya terhadap perbedaan pemakaian keyword antara Google.com (Google US/Internasional) dengan Google.co.id (Google Indonesia).

Ketika saya pake keyword yang sama pada Google.com dan Google.co.id, maka ketahuan perbedaan budaya itu...!!




keyword "3gp" versi Google US/Internasional




keyword "3gp" versi Google Indonesia




keyword "foto" versi Google US/Internasional




keyword "foto" versi Google Indonesia



 
keyword "video" versi Google US/Internasional




keyword "video" versi Google Indonesia


Apapun hasilnya dan  komentar anda, faktanya memang begitu.... hahahaha.....

Read More..