21 February 2009

SATRIO PININGIT

Masih pantaskah kita bermimpi & berharap hadirnya seorang “Satrio Piningit”? Sang pemimpin dengan kualitas paripurna, yang diramalkan akan bisa mengentaskan bangsa dan negara ini menjadi sebuah negara Makmur dan disegani oleh kawan maupun lawan. Gambaran culun saya, seorang Satrio Piningit adalah sosok yang sederhana, jujur, bersahaja, santun, amanah, adil,  penyayang dan juga tegas berhati baja. Seorang Satrio Piningit yang katanya muncul dari Jaman Edan itu , masih dalam gambaran bodoh saya .. pastilah bukan seorang Pemimpin yang muncul karena bolehnya dia beli  suara rakyat, juga bukan karena bolehnya dia tebar janji muluk-muluk sama rakyat. Masih dalam bayangan saya, seorang Satrio Piningit itu orangnya rendah hati dan tidak sombong, tidak suka meremehkan atau menjelek-jelekan lawan politiknya, karena menurut saya Satrio Piningit lebih "RAME ING GAWE, SEPI ING PAMRIH" selalu berkarya nyata - tanpa koar-koar. Seorang Satrio Piningit adalah pribadi yang punya malu...., dia akan sibuk mengurusi rakyatnya ..turun langsung dan ikut merasakan penderitaan rakyatnya karena dia hadir sebagai seorang Utusan Tuhannya.. dan akan mempertanggung jawabkan kepemimpinannya kelak dihadapan-Nya, bukan seorang pemimpin yang (sok) sibuk ngurusin rakyat (cuma) ketika masa kampanye saja, masa kampanye bubar - selesailah ngurus rakyatnya. 

Dengan melihat sistem dan cara bangsa ini berdemokrasi (saat ini), saya terusik untuk bertanya, "Masih pantaskah kita berharap kehadiran seorang "Satrio Piningit"? Hayo jujur saja, siapa yang gak seneng dapat taburan uang dari Google Adsense para caleg? Masyarakat ini masih seneng mendukung caleg yang royal nebar uang plus janji-janji pada masa kampanye, mo ngurusin kita apa kagak... ntar aja deh! Yang penting manfaatkan masa kampanye ini untuk mlorotin uang mereka (para caleg) ha..ha.. ini kan ndak lebih acara sogok-menyogok massal dan berjamaah. Acara suap-menyuap dalam skala nasional.. , jual beli suara dengan bahasa yang diperhalus menjadi "menderma", "sedekah","beramal", "santunan" ( bagian ini gak pernah ada yang berani nulis di poster "Aku lho Caleg paling royal dan dermawan...hayo siapa yang butuh bantuanku??" ). Sang caleg sendiri pasti punya itung-itungan di pembukuan pengeluaran uangnya selama masa kampanye, hlah kira-kira siapa yang mau ngembalikan utang-utangnya yang tiba-tiba membengkak itu? Masak sih cuma mengandalkan gaji saja? Ntahlah akal sehat saya koq gak nyampe untuk mikir ke situ... ntah kalo akal bulus saya...ha..ha... 

Langit politik negeri ini tak pernah dan (kayaknya) belum  akan pernah, memberi ruang gerak seorang "Satrio Piningit" untuk muncul ke permukaan (mungkin jamannya kurang "edan" ha..ha...). Gimana akan muncul? Lha wong dia teramat sederhana dan merakyat hidupnya, gak suka beli suara..., gak suka tebar janji..., gak suka menonjolkan diri kayak di baliho-baliho para caleg itu. Padahal jaman sekarang, caleg atau calon pemimpin yang gak royal, gak pinter ngomong, gak pinter berjanji, gak suka muji dan menonjolkan diri sendiri ... ditanggung gak bakal jadi. Tengok saja perlombaan baliho, pamflet, poster dan sticker di jalan-jalan dan di perempatan jalan protokol itu " Pilihlah saya caleg no. sekian dari Partai Anu" terus di bawahnya tertulis "JUJUR-AMANAH-BERBUDI LUHUR-PINTAR" aha... kalo sudah baca bagian itu saya suka senyum-senyum sendiri, caleg ini ternyata sedang memuji dirinya sendiri ..ha...ha... sebuah dagelan jaman edan!

Satrio Piningit ndak perlu mengaku-aku, mengklaim, menyombongkan dirinya sendiri ... Karena sudah berulang kali muka-muka badak yang mengaku dirinya sang Kesatria Pingitan itu berujung berurusan dengan hukum, seperti si "Satrio Piningit Weteng Buwono" yang ternyata cuma seorang amoral yang mengajarkan ajaran-ajaran mesum.

Masih belum cukup "edan" kah jaman ini, sehingga sang Kesatria yang sesungguhnya masih saja dipingit oleh Yang Maha Kuasa? Mari kita tunggu dan saksikan saja.. biarlah Yang Maha Kuasa memilih jalan-Nya sendiri untuk menurunkan utusannya untuk bangsa ini.. atau anda kebelet pingin ngikut edan? Ha..ha.. JAMANE JAMAN EDAN, SING ORA EDAN-ORA KEDUMAN. 

Atau yang versi Inul.. Jamane...jamane jaman edan... wong tuwo rabi perawan..... ha..ha... terusin sendiri!!

---------

** Semua ciri karakter "Satrio Piningit" di atas cuma dalam bayangan saya saja... ndak usah dipercaya 100%. Silahkan anda membayangkan sendiri seperti apa idealnya seorang Pemimpin yang berjuluk "Satrio Piningit".

 

50 komentarmu:

dede said...

Satrio Piningit? Hmmm, adanya Satrio Dharmo! halah ngawur inyong!

dede said...

arep nang gone intanici siki, langsung neng TKP? btw, aja di jujugi disit ya kang? engko wis mandan suwe maning!

marsudiyanto said...

Di era global susah muncul Satria Piningit. Ada juga Satria Baja Hitam

endar said...

saya jujur seneng dijujugi para caleg yang obral uang. tapi seumur-umur belum pernah. selalu menunggu serangan fajar tapi ra pernah olih. akhirnya bikin serangan fajar dewek bae lah..

suryaden said...

mari kita pingit rame-rame dulu aja...
halah...

mencobahidup said...

saya masih optimis ada, cuma kayaknya beliau ini tidak komersil dan mengumbar janji

Seno said...

Memang bener kang, semua hanya janji dusta yang tak pernah ada realisasinya. Saya sendiri juga bingung, masih aja ada orang yang mau menerima amplop dari para caleg. Padahal dengan dia ngasih amplop aja itu sudah menandakan bahwa dia itu orang yang curang. Tapi kok masih dipilih huwh...

Kepriwe kabare? Wis 3 dina ora OL nyong, kesel terus awane, bengi ra bisa melek

grubik said...

Banyak juga satrio pinangkrik, nangkrik dateng warung angkringan jagongan nganti esuk..
Merdeka!

Rian Xavier said...

Yang penting jujur. :D

Fandhie said...

ntar gw ikut membayangkan juga ahhh :P
salam kenal ya boss

attayaya said...

aku..
sang pemimpi pemimpin yang dapat memimpin dengan bijaksana
(tapi kok susah ya ada pemimpin yg kek gitu)

alifahru said...

terlalu muskhil kalau kita mengharapkan satrio piningit di indonesia, apalagi untuk pemilu tahun 2009 ini. Jauh panggang dari api... :)

sepur said...

dilema , pilih ini begini
pilih itu....pun begitu.
pusing deh.

sepur said...

intanici barusan kutendang.

bagus pras said...

mari kita pilih pemimpin sesuai dengan keinginan kita. jangan serahkan pada Tuhan untuk memilih.

gdenarayana said...

kayanya enakan mbayangin awewe kang...xixixi

bosen mbayangin caleg, parte, presiden ama urusan parpol..

mau itung earning google adsense aja...halahhhh..

Baka Kelana said...

Moga sich muncul kang...agar negara kita tercinta kedepannya lebih makmur

Tapi kayak sich udach langka ya pemimpin yang tipe ini di jaman modern yang udach canggih begini

rakadewa said...

Kita gak usah muluk muluk satrio piningit lah...yang jelas cari yang terbaik diantara yang "busuk" he he he...dan....AWASI terus KORUPSINYA

Atca said...

Memang tidak ada orang yang sempurna...tapi paling tidak ada yang mendekati satrio piningit masih lumayanlah...
mudah2an ada lah...
Harus ada pilihan diantara banyak pilihan..

prihandoko said...

Yuk kita pilih "satrio piningit" kita, jangan manut sama selera teman, kita sendiri yang punya hati nurani dan sudah selayaknya kita gunakan di pemilu nanti....maaf mas kalau sy sedikit singgung soal politik...hehehe...soalnya aku geregetan melihat begitu banyak orang tidak bertanggung jawab terhadap kelangsungan dan perbaikan hidup bernegara...sudah saatnya kita benar2 tinggal landas membangun bangsa ini, dan sudah saatnya kita tidak memikirkan kemajuan sekelompok orang atau golongannya...berpikirlah dan bertindaklah utk bangsa ini bukan untuk satu golongan....kalau saja masih ada keberpihakan pada satu golongan, maka yakinlah bahwa sampai kapanpun kita akan jalan mundur..sementara di luar sana, bagsa lain sudah jalan2 di bulan.........sepurone mas kalau ga nyambung ke postinganmu...ini masih kena sindrom ngomel nih....hehehehe...

Anneke Priskila said...

Mas akan lebih senyum-senyum sendiri lagi (awas, jangan sampe jadi gila ya) kalo melihat iklan baliho mereka yang saya posting di Sentuhan Hati... :)

Makasih ya mas atas kunjungannya...

Chalief said...

wah..wah..Kirain Satrio Piningit yang kemaren rame diperbincangkan...hehe...
Salam Kenal...Link Sya yaa..hehe
Mean2 k blog saya...oke..peace..

IFOEL said...

jarang deh yang gituan... yang ada skrg mah hanya Satria Baja Hita,, hehehehe bcanda...

Cebong Ipiet said...

ditrimo duite..ra sudi milihe wkekwkkewe

Kristina Dian Safitry said...

kangen baca tulisan disini. meski sesaat izinkan kubersandar.

Nyante Aza Lae said...

bagi yg mo partus/istrinya mo partus, buruan deh kasiy nama anaknya satrio piningit!

gdenarayana said...

kang updet dumzzz, moso sekarang dikalahin alexa yg updet 4x seminggu...hihihi

ayooo kangggg :D

syahru tetepsemangat said...

manusia adalah keajaiban yang hidup jangan cari jauh-jauh satrio piningit....bukankah setiap jiwa itu VERY IMPORTAN PERSON.....fantastic

syahru tetepsemangat said...
This comment has been removed by a blog administrator.
syahru tetepsemangat said...
This comment has been removed by the author.
Pingin Ngeblog said...

@ bli nara = hihihihi..jadi malu gw..

@ Mas Syahru = Sorry banget mas yang dua komentnya, karena contentnya sama ..maka saya remove..ndak ada maksud lain koq... kalo contentnya beda masih boleh koq he..he.. di sini boleh nyepam koq, cuma jangan sama setiap komennya. Thank's banget dah koment... TETEPSEMANGAT BRO...

Jokky Whylantoro said...

Satrio Piningit? Bukannya ajaran sesat tuh...ngapain sih nunggu hal yg gak pasti....

Lyla said...

mampir mau liat satrio piningit yang mana nih calonnya...hehehe

torik said...

wah bahaya kalo satrio paningsit berkuasa akan di bawa kemana nie warga... hehe:)

joe said...

wah di mana ya gerangan dia saat ini berada?

mrsabdopalon said...

ada info terkini tentang satrio piningit...

klik di http://mrsabdopalon.wordpress.com

Anonymous said...

la iyo.la wong sing ono iku imam mahdi kok.yo....di woco wae.iku moo titisane nenek luhur moyang kito.

Anonymous said...

bye

Anonymous said...

i really appreciate this your good article
from there i get something that i want to know
thanks for this usefull informations.Artikel kultur "jawa" yang sekarang hampir punah
kaos | kaos distro | distro online | distro | kaos online

Anonymous said...

Nice to know you

Anonymous said...

Om ada bisnis baru nih ! lihat ya...

Cara dapat duit dari facebook

Anonymous said...

hehe,,,,bener juga analisa sampeyan ini mas,,,satrio piningit andai muncul pasti tidak akan diberikan ruang gerak,,,

kalau menurut saya sih satrio piningit itu orangnya pemalu tapi sekali menggebrak akan membuat malu para musuhnya,,,karena dia punya sifat yang berlawanan arus dengan musuhnya yang sedang berada dalam kesesatan,,,

Admin said...

Skin care

nice posting brother

NowGoogle.com Adalah Multiple Search Engine Popular said...

mampir maleh mas. .

susilo said...

insya allah mas, pak bagi yang percaya tentang satrio piningit dan ratu adil sekarang sudah lahir, seperti yang kita dambakan semua,ciri2 tersebut :
1. sejak dalam kandungan ibunya sudah bisa berbicara tentunya dengan orang terdekat, atau bapaknya.
2. sejak usia 5 bulan sudah dapat berjalan
3. sejak usia 7 bulan sudah bisa berbicara kepada siapapun yang di kehendakinya.
4. di usia 1th sudah fasehk mengaji bahkan insya allah hampir setangah dari kitab alQur"an hafal,faham,menjalankan,dan mengamalkannya,dan masih banyak kelebuhan yang dia miliki tapi maaf saya tidak bisa jelaskan semua disini nanti ada waktunya tersendiri.bahkan sampe detik ini belum banyak pihak yang mengetahuinya, tunggu saja wktunya tiba insy allah semua itu akan terjawab,081353815202

Anonymous said...

satrio piningit dilahirkan tdk aneh2, tapi berdasarkan sumber2 referensi yg terpercaya bahwa sang satrio piningit ini berasal dari turunan ningrat jawa, yaitu majapahit dan turunannya, termasuk mataram islam, namun dibesarkan bukan di area kraton, melainkan membaur bersama masyarakat umum. Ada sebagian orang yg tdk menyukai kesultanan mataram Islam, ada yg mengatakan bahwa Panembahan Senopati hanya mengaku-aku turunan Sunan Giri, padahal pada kenyataannya memang beliau turunan Sunan Giri lewat jalur ibunya. Entah itu lewat jalur bapak atau ibu tetap saja kita harus mengakui bahwa kita ini turunan dari garis ibu dan garis bapak kita! sungguh menyedihkan sebagian orang2 "kecil" yg mendiskreditkan kerajaan Mataram Islam, tercatat dalam sejarah bahwa Sultan Agung adalah raja terbesar di Era Mataram, namun masih saja ada sebagian makhluk dari jenis "manusia" yg sentimen terhadap mataram Islam. sekitar 80% ningrat di jawa tengah dan DI. Yogyakarta adalah turunan dari panembahan senopati, sultan agung dan prabu mangkurat Hagung (amangkurat 1). Pemikiran saya ini objektif, tidak mengada-ada, beda halnya dgn orang2 yg tdk menyukai mataram Islam, mereka sentimen dan subjektif!! biasanya orang2 yg sentimen terhadap mataram Islam ini berasal dari area timur pulau jawa dan pulau di seberangnya.

Nurulhaq said...

Kaedah kezahiran tiga pemimpin kebenaran untuk kebangkitan Islam akhir zaman adalah Putera Bani Tamim {Satrio Piningit} akan menunjukkan Imam Mahdi {Muhammad ibni Abdullah} dan Imam Mahdi {Muhammad ibni Abdullah} pula akan menunjukkan Nabi Isa.Lantas berlakulah kebangkitan Islam bertaraf ummah kali kedua seperti yang di=jadualkan Tuhan untuk akhir zaman.InsyaAllah kita akan melihat nanti Satrio Piningit adalah pemimpin yang sangat penting di-Nusantara ini untuk merilisasikan kejadian ini.

brahmakumbara1111 said...

Jika Anda pingin tahu Satrio piningit yang Sesungguhnya .. Sayalah Satrio piningit yang sesungguhnya itu

http://brahma-kumbara1111.blogspot.com/

Moch. Nachli said...

Hehehe.....?!

Anonymous said...

ROMA 9-1
Pilihan Atas Satria Piningit
9:1 Alkitab mengatakan kebenaran dalam Satria Piningit, dan tidak berdusta. Suara hati manusia turut bersaksi dalam Roh Kudus,
9:2 bahwa sangat bersukacita dan selalu bergembira.
9:3 Bahkan mau terpuji dan bersatu dalam Satria Piningit demi saudara-saudara, kaum sebangsa secara jasmani.
9:4 Sebab Satria Piningit adalah Orang Pilihan, yang telah diangkat menjadi Pemimpin Agung, dan telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Agama dan ibadah dan janji-janji.
9:5 Satria Piningit adalah keturunan bapa leluhur, yang menurunkan para nabi dalam keadaan sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Satria Piningit adalah Pemimpin Agung yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!
9:6 Dan firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab Firman Allah untuk semua manusia yang berasal dari segala bangsa,
9:9 Sebab firman ini mengandung janji: "Pada waktu seperti inilah Aku akan datang dan dunia akan mempunyai seorang Pemimpin Agung."
9:10 Tetapi bukan hanya itu saja. Lebih terang lagi ialah dunia yang memiliki satu Pemimpin, yaitu yang dari keturunan bapa leluhur manusia.
9:11 Sebab waktu itu Satria Piningit sudah dilahirkan dan selalu melakukan yang baik atau tidak yang jahat, --supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya—
9:14 Jika demikian, apakah yang hendak dikatakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil!
9:15 Sebab Allah berfirman: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah kepada siapa Aku mau bermurah."
9:16 Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan Allah.
9:17 Sebab Kitab Suci berkata tentang Satria Piningit: "Itulah sebabnya Aku membangkitkan engkau, yaitu supaya Aku memperlihatkan kuasa-Ku di dalam engkau, dan supaya nama-Ku dimasyhurkan di seluruh bumi."
9:19 Sekarang manusia bertanya: "Jika demikian, apa lagi yang masih disalahkan-Nya? Sebab siapa yang menentang kehendak-Nya?"
9:20 Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: "Mengapakah engkau membentuk aku demikian?"
9:21 Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liat, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang mulia berupa suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang lain?
9:22 Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah masih menaruh kesabaran yang besar terhadap manusia ciptaan-Nya, yang telah disiapkan untuk kelangsungan kehidupan manusia.
9:23 bahkan dengan menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas manusia kekasih-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan-Nya,
9:24 yaitu Satria Piningit, yang telah dipanggil-Nya bukan hanya untuk satu bangsa saja tetapi juga untuk bangsa-bangsa lain,
9:25 seperti yang difirmankan-Nya juga dalam Alkitab: "Yang bukan umat-Ku akan disebut: umat-Ku dan yang bukan kekasih: kekasih."
9:27 Dan Alkitab berseru tentang bangsa: "Sekalipun jumlah anak bangsa seperti pasir di laut, dan tentu semuanya akan diselamatkan.
9:28 Sebab apa yang telah difirmankan-Nya, akan dilakukan Tuhan di atas bumi, sempurna dan segera."
9:29 Dan seperti yang dikatakan Alkitab sebelumnya: "Seandainya Tuhan semesta alam tidak meninggalkan Satria Piningit pada dunia, maka sudah tidak ada yang disebut bangsa."

Post a Comment

Yuk jadikan komentar sbg sarana untuk saling menyapa.